Rabu, Januari 28, 2009

Keadilan

Gw br aja belajar tentang keadilan. Banyak jenis keadilan. Mulai dari yang biasa saja, sampai yang membahayakan. Yang biasa saja, kayak membagi kue sama banyak, mengerjakan ulangan tanpa menyontek, atau berbuat baik ke seseorang. Kadang, kalau kita ingin melakukan keadilan seperti itu, cukup sabar, tenang, dan tidak ceroboh. Ilmuwan, apakah kamu pikir mereka adil? Sebenarnya, ini yang membuat aku bingung. Mereka telah membuatkan kita teknologi, penemuan baru, dll. Tetapi, keadilan Allah yang paling berharga. Ambil contoh Einstein, dia adalah seorang jenius yang beragama Yahudi. Apakah dia berhasil memecahkan misteri dunia ini? Tidak. Dia tidak percaya ada Tuhan. Maka dari itu, dia menjadi gila. Ok, keadilan yang membahayakan ada seberapa. Tetapi, hanya 1 yang paling menonjol. Yaitu, mengorbankan nyawa demi menyelamatkan orang lain. Syarat melakukan ini adalah, harus memiliki jiwa keadilan yang tinggi. Tetapi, ini akan menyebabkan sesuatu yang akan merubah hidup. Jika yang menyelamatkan kamu hidup, kamu akan berterima kasih sebanyak-banyaknya, kan? Lalu, apa yang terjadi kepada kamu apabila yang menyelamatkan kamu mati? Apakah kamu akan gila? Ataukah kamu akan berbalas budi kepadanya dan menunjukkan pada dunia ini keadilan? Ataukah kamu akan bunuh diri? Atau bahkan kamu akan menggunakan keadilannya untuk ke orang lain? Silakan pilih melalui comment.

1 komentar:

  1. Hah? gw biasa-biasa aja tuh mal, dia udah mati mau diapain?? (Tetep, nggak punya hati, haha bodo)

    BalasHapus